ads

Galnas Pamerkan Seni Kontemporer Meksiko

Article Betsabeé Romero “To Dream Cities on Concentric Circles”. (Foto: dok GNI)

Kedutaan besar Meksiko bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, menyelenggarakan pameran “Geographies”, sebuah pameran yang mewakili seni kontemporer Meksiko di Galeri Nasional Indonesia pada 30 November-11 Desember 2017.

JAKARTA-KABARE.CO: Geographies adalah tema pameran kolektif yang menyajikan karya seni dari empat seniman kenamaan Meksiko, di antaranya, Betsabeé Romero (instalasi), María José de la Macorra (instalasi), Enrique Rosas (seni digital), dan Alfredo de Stefano (fotografi).

Duta Besar Meksiko untuk Indonesia, Federico Salas dalam keterangan resmi yang diterima Kabare.co belum lama ini mengatakan, Kedutaan Besar Meksiko di Indonesia merasa terhormat untuk menyajikan pameran representatif seni kontemporer Meksiko di Jakarta. Keempat seniman tersebut adalah talenta besar dari seni kontemporer Meksiko yang menciptakan dan menggambarkan lanskap dan kenyataan pribadi Meksiko saat ini, dan wilayah lainnya di luar batasan kita.

"Karya para seniman ini akan membawa masyarakat Indonesia menjadi lebih dekat ke beberapa pelopor ekspresi seni Meksiko, yang dipamerkan dalam kerangka konseptual tunggal dengan judul Geografi," ucap Federico Salas. 

Dubes Meksiko ini menambahkan, mengacu kepada beberapa perbedaan lanskap di Meksiko dan dunia yang ditimbulkan dalam ciptaan mereka: dari warna gurun yang menyolok, hingga ke sisi artistik rakyat ibukota Meksiko yang menyentuh, dari kenangan atmosfer akan lanskap laut, dan representasi futuristik topografi masyarakat Meksiko.

"Pameran ini merupakan bagian dari dialog artistik lama antara Meksiko dan Indonesia, dan ini akan terus meningkatkan pemahaman timbal balik kita melalui bahasa seni universal," katanya menambahkan.

Pameran ini dibuka untuk umum (gratis) mulai 30 November-11 Desember 2017, di Galeri Nasional Indonesia, Jalan Medan Merdeka Barat No 14, Gambir, Jakarta Pusat, pukul 10.00-18.00 WIB. (*)

María José de la Macorra, “Oceans (Black Ocean)”. (Foto: dok GNI)

 

ads
Berita Terkait
Komentar

ads